Introduction
Labuh (dari bahasa Melayu/Indonesia: berlabuh = to dock/berth) adalah platform PaaS (Platform as a Service) modern, aman, dan ringan yang dirancang untuk mendeploy, menarik, dan membangun container image di berbagai infrastruktur.
⚓ Filosofi Labuh
Nama Labuh tidak sekadar dipilih karena singkatannya yang teknis, melainkan sebuah filosofi: Tempat di mana kode Anda akhirnya berlabuh.
Bagi seorang pengembang, kode adalah hasil penjelajahan kreatif yang panjang. Setelah melewati badai debugging dan pengujian di samudra development, kode tersebut membutuhkan pelabuhan yang tenang untuk bersandar—sebuah tempat yang stabil agar ia bisa mulai melayani penggunanya.
Labuh hadir sebagai dermaga modern bagi aplikasi Anda. Kami percaya bahwa mendeploy kode seharusnya semudah melempar jangkar: presisi, kokoh, dan tanpa drama.
Mengapa Labuh?
Labuh diciptakan untuk menjembatani celah antara Docker Compose manual yang membosankan dan platform PaaS enterprise yang terlalu berat dan kompleks.
- Performa Tinggi: Ditulis dalam Rust untuk mendapatkan kecepatan native dengan penggunaan resource yang sangat efisien.
- Universal: Berjalan mulus di server enterprise (x86_64) maupun perangkat hemat energi (ARMv8/ARM64).
- Dashboard Terintegrasi: Pengelolaan visual lengkap yang disajikan langsung dari binary backend—tanpa perlu runtime tambahan seperti Node.js di server.
- Full Control: Anda memegang kendali penuh atas data dan container Anda, tanpa ketergantungan pada cloud provider tertentu.
Fitur Unggulan
- Docker Swarm Mode: Dukungan native untuk clustering, multi-node scaling, dan high availability.
- Universal Multi-Arch: Berjalan di infrastruktur x86_64 dan ARM64 (Raspberry Pi, TV Box STB, dll).
- Git Integration & Build: Deploy langsung dari repository Git dan bangun image secara otomatis.
- Manajemen Stack: Deploy aplikasi multi-container menggunakan format standar
docker-compose.yml. - Terminal Interaktif: Akses shell container DAN host server langsung dari dashboard.
- Smart Ingress: Integrasi Caddy otomatis dengan dukungan Cloudflare Tunnels dan Multi-Provider DNS.
- Network Visualization: Visualisasi topologi jaringan container dan cluster secara interaktif.
- Monitoring & Resource Tracking: Pantau metrik historis CPU/RAM dan log container secara real-time.
- Webhook Automation: Integrasikan dengan CI/CD untuk deployment otomatis saat image baru tersedia.
- App Templates: Galeri aplikasi populer yang siap deploy dalam hitungan detik.
